UKM Kab. Sintang Siap Fasilitasi dan Bina Petani Untuk Packaging Brand Lokal

26 views
banner 468x60)

 

Www.Geraisintang.com Bupati Sintang yang di wakili
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi & UKM Kab. Sintang,
Sudirman melakukan panen raya padi sawah varietas INPARI 32 milik Kelompok Tani
(poktan) Tani Maju di Desa Paribang Baru, Kec. Tempunak, Rabu (10/2/2021).

Sudirman mengatakan pemerintah
Kabupaten Sintang sangat mengapresiasi yang sebesar-besarnya atas panen raya
padi sawah varietas INPARI 32 milik Kelompok Tani (poktan) Tani Maju. Menurut
Sudirman ini merupakan kerja nyata Poktan Tani Maju dalam bidang ketahanan
pangan di Kabupaten Sintang.

Hasil panen padi sawah varietas
INPARI 32 milik Poktan Tani Maju yang di lakukan pada kegiatan  ini dengan
luas lahan 1 hektar menghasilkan sekitar 6 ton gabah padi kering.

“Ini merupakan kerja nyata
poktan tani maju di desa paribang baru ini. Tentunya pemkab sintang memberikan
apresiasi yang sebesar-besarnya atas kerja keras baik itu kelompok taninya,
para petani dan motivator yakni penyuluh pertanian yang ada di desa
ini”kata Sudirman.

Sudirman pun meminta hasil dari
panen raya ini tidak hanya sekedar seremonial saja, namun ia berharap hasil panen
ini terus berkelanjutan, sehingga kedepan aka nada beras brand lokal dari
paribang baru dari hasil panen padi sawah milik poktan Tani Maju ini.
Setidaknya kedepan hasil dari poktan tani maju ini bisa memenuhi kebutuhan
pangan di desa paribang baru. Mengingat juga katanya, untuk kebutuhan beras
saja Kabupaten Sintang masih mendatangkan beras dari luar Kalbar, tidak hanya
beras saja, namun kebutuha pangan lainnya juga. Sehingga itu menjadi persoalan
bersama, untuk itulah Pemkab Sangat mendorong dan siap manfisilitasi serta
memberikan pembinaan untuk membuat suatu produk hasil dari pertanian di desa.

“disperindag siap membantu
membina semacam pelatihan dalam packaging atau pengemasa, sehingga secara
legalitas produk hasil pertanian paribang baru ini bisa kita beri nama apa,
merknya apa. Sehingga bisa di jual di pasaran, atau setidaknya bisa memenuhi
kebutuhan pangan masyarakat desa paribang baru”jelas Sudirman.

“namun tidak hanya hasil
pertanian sawah saja, hasil pertanian dan perkebunan lainnya juga bisa di buat
suatu brand atau merk lokal sehingga bisa meningkatkan perekonomian di
desa”tambahnya.

Untuk itulah, Sudirman meminta
ketua Poktan Tani Maju dan Kades bisa beraudiensi ke Kantor Disperindagkop
& UKM Kabupaten Sintang untuk membahas hal tersebut.

Salah seorang Petani Desa
Paribang Baru, Joko Santoso ia mengungkapkan kendala bersama para petani
lainnya terkait pengemasan hasil pertanian, seperti hasil padi sawah cukup
melimpah bahkan hasilnya cukup untuk satu tahun berkala masih sisa. Sementara
itu, Penjabat (PJ) Kepala Desa Paribang Baru, Matius menjelaskan bahwa untuk di
Desa Paribang Baru itu sendiri lahan sawah yang di garap oleh para petani
seluas 95 hektar. Namun dari 95 hektar tersebut masih kurang karena kalau di
lihat dari jumlah kepala keluarga (KK) berjumlah 608 KK dengan jumlah jiwa
sekitar 1. “yang sudah di garap itu 95 hektar, tapi di paribang baru ini masih
ada lahan kosong yang belum di garaf atau di sentuh”jelas Matius.

“panen raya kali ini sawah seluas
25 hektar tapi berpencar-pencar, kebetulan kita di kelompok tani maju

877 jiwa.

“bahkan dari itu gapoktan akan
menerima padi meringankan petani-petani yang ada di paribang baru ini tapi
tidak tahu bagaimana penjualannya. Tapi Alhamdulillah tadi di sampaikan pak
kadisperindag akan membantu untuk pengemasannya dan pemasarannya, kami sangat
bersyukur. Mudah-mudahan ini bisa kami manfaatkan”(AG)

 

banner 468x60)

Budaya

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply