Disperindagkop Dan UKM Sintang Setuju Betang Ensaid Jadi Home Industry Tenun Ikat

3 views
banner 468x60)

Geraisintang.com: Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Kabupaten Sintang, Sudirman sangat mendukung upaya yang akan dilakukan Kades Ensaid Panjang F. Heri yang akan menjadikan Betang Ensaid sebagai pusat industri rumah tangga (home industry) dari kain tenun ikat.

Hal itu disampaikan Sudirman, ketika dikonfirmasikan terkait wacana yang disampaikan Kades Ensaid Panjang mengenai home industry.

“Pemerintah Kabupaten Sintang, dalam hal ini melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM, Kabupaten Sintang sangat mendukung rencana itu. Dan itu juga sesuai dengan keinginan kita adanya pusat industri rumah tangga,” kata Sudirman.

Dengan dijadikannya Betang Ensaid sebagai home industry tenun ikat, lanjut Sudirman akan memudahkan Disperindagkop dan UKM Sintang memberikan pelatihan khususnya bidang pemasaran,” ungkap Sudirman.

Sementara itu, terkait menjadikan tenun ikat yang sudah familiar di Kalbar untuk dijadikan pakaian dinas, dirinya juga sangat mendukung.

“Saya pikir sudah saatnyalah dipakai sebagai ikon daerah, yakni sebagai pakaian dinas. Untuk itu perlu aturannya menjadikan tenun ikat sebagai pakaian dinas wajib di Kabupaten Sintang,” jelas Sudirman.

Sudirman mengungkapkan, tenun ikat sintang dengan pewarna alam sangat tinggi nilai jualnya.

“Tenun dari Sintang ini menjadi konsumsi di Eropa. Pintu masuk dari budayawan Belanda, terutama tenun pewarna alam,” ujarnya.

Sejak lama, Sintang sudah punya Betang Kobus yang dijadikan sebagai Outlet hasil kerajinan tangan dalam bentuk tenun yang dirajut oleh masyarakat Ensaid. Selain rumah tenun, Betang Kobus juga sebagai tempat untuk workshop. (AG)

banner 468x60)

kebudayaan

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply