Dipimpin Wapres, Bupati Sintang Hadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-25 Tahun 2021 Secara Virtual

33 views
banner 468x60)

Geraisintang.com: Bupati Sintang, Jarot Winarno, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, didampingi para jajaran Forkopimda Kabupaten Sintang, menghadiri kegiatan peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-XXV tahun 2021 secara virtual melalui zoom meeting, yang dilaksanakan di Ruang Command Center Kantor Bupati Sintang, pada Senin, 26 April 2021.

Peringatan Hari OTDA XXV yang digelar secara virtual tersebut mengangkat tema “Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi COVID-19 untuk Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah Bangkit, dan Indonesia Maju.”

Dalam sambutannya, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan dengan adanya kebijakan otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki keleluasaan dalam menyelenggarakan pemerintahan sendiri atas dasar prakarsa, kreativitas, dan peran serta masyarakat.

Hal utamanya adalah untuk mengembangkan dan memajukan daerah. Jika itu dilakukan, maka setiap daerah dapat mengukur sejauh mana rintangan yang akan dihadapi di masa depan.

Selain itu, dibutuhkan peran serta dari pemimpin yang adaptif, untuk berorientasi pada pemecahan masalah dengan selalu menyesuaikan dirinya terhadap perubahan dan situasi baru.

“Penyelenggaraan otonomi daerah merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap kemandirian daerah guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Wapres.

Otonomi daerah, kata Wapres RI, dapat meningkatkan daya saing daerah dengan cara memaksimalkan pemberdayaan masyarakat dan mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah saat ini menjadi momentum yang tepat untuk melihat kembali dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintahan daerah di masa yang akan datang,” tuturnya.

Pelaksanaan Hari Otonomi Daerah mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996 tentang Hari Otonomi Daerah. Wapres menuturkan, secara filosofis, kebijakan otonomi daerah dimaknai sebagai mekanisme penyelenggaraan pemerintahan dengan memindahkan lokus pemerintahan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah.

“Pemindahan lokus tersebut disertai dengan pemberian kewenangan khusus untuk mengurus dan mengatur urusan-urusan tertentu secara mandiri,” katanya. (AG)

banner 468x60)

Kesehatan

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply