Pemkab Sintang Dukung Desa Bersih Narkoba

42 views
banner 468x60)

Geraisintang.com: Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah, dalam hal ini mewakili Bupati Sintang menghadiri sekaligus membuka kegiatan pencanangan/launching perdana Desa Bersih Narkoba (BERSINAR) yang dilaksanakan di lapangan sepakbola, Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, pada Sabtu (26/6/2021).

Pencanangan / launching Desa Bersih Narkoba (Bersinar) ditandai dengan pengalungan syal kepada Duta Anti Narkoba Desa Sepulut tahun 2021 dan menyematkan pin kepada para relawan dan penggiat anti narkoba oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang.

Dalam sambutan Bupati Sintang yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah mengatakan bahwa setiap tanggal 26 Juni adalah hari keprihatinan seluruh dunia sebagai upaya dunia memerangi penyalahgunaan narkoba,

“Diperlukan gerakan yang masif serta kepedulian dari segala unsur masyarakat, termasuk masyarakat yang ada di desa untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkotika,” kata Yosepha.

Sekda menjelaskan bahwa Desa Bersinar (Bersih Narkoba) merupakan salah satu strategi pencegahan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Desa Bersinar adalah desa yang melaksanakan program-program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) secara mandiri, baik itu kegiatan pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi,” jelasnya.

Sekda menambahkan ada beberapa indikator yang perlu diperhatikan dalam mencapai keberhasilan program Desa Bersinar.

“Pertama kegiatan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) harus terlaksana secara mandiri di masing-masing desa, kedua masyarakat desa paham akan bahaya akibat narkoba dan mampu menangkalnya, ketiga teralokasi dana yang bersumber dari APBD, ADD, CSR atau sumber lain yang tidak mengikat untuk program P4GN di Tingkat Desa,” ungkapnya

Keempat, lanjut Sekda, diperlukan adanya dukungan Polindes dalam rangka rehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika, kelima yakni membentuk relawan dan penggiat anti narkoba di Desa.

“Keenam menurunnya tingkat kerawanan penyalahgunaan dan kejahatan narkotika di desa, dan yang ketujuh ialah terciptanya peran aktif masyarakat dalam upaya pencegahan pemberantasan narkoba dan rehabilitasi,” tambah Yosepha.

Yosepha menegaskan dalam upaya memerangi peredaran narkotika dan penyalahgunaan narkoba haruslah menyeluruh.

“Harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh elemen bangsa baik instansi Pemerintah, maupun komponen masyarakat desa yang saat ini dijadikan Desa Bersinar,” tegasnya.

Sekda Sintang mengajak masyarakat untuk terus memberikan masukan yang positif kepada seluruh komponen bangsa terkait penyalahgunaan narkoba. (AG)

banner 468x60)

masyarakat

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply